Langsung ke konten utama

BERGANTI TUHAN

Diterpa angin badai disertai ombak 
Hampir hampir menenggelamkan bukit 
Berusaha berteriak 
Namun semakin sakit 

Mencoba terus berpegang pada akar sampai keranting tertinggi 
Selalu jatuh sampai ribuan kali 

Mencoba selalu berpikir 
Merasa sudah sampai di titik akhir 
Namun harapan menyusupi 
Membuat angan angan kembali 

Apa sebab badai datang 
Atau ini badai apa? 

Sesekali guntur petirpun turut menakuti Menyusutkan angan kembali 

Merasa semua sudah dipasrahkan 
Seakan ada pertolongan 
Namun justru membingungkan 
Membuat tersesat dalam kegelapan 

Dari awal hanya satu yang dituju 
Namun ditengah seringkali keliru 
Semua cara sudah terpakai 
Tak ada satupun yang tercapai 

Sudah tak lagi percaya dengan Harapan 
Walau masih ada keinginan 

Ternyata badai terus ada 
Air tak akan surut 
Sampai terbiasa dan lupa 
Namun hati terus menuntut

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SENJA

Senja Siang telah lalu  Malam mulai datang Langit membiru Awan pun seakan menghilang Angin menghembus halus Menggoyangkan dedaunan dan batang Pandangan tak mampu fokus Seakan meyambut gelap yang pasti datang Merubah suasana qolbu dan pikiran Mengalirkan ketenangan dan kesejukan Seakan itu waktu istirahat dan renungan Yang ditentukan oleh Tuhan Kecuali makhluk yang berlalu-lalang Panjang angan Sampai jumpa sinar Oleh Al Malik

SANG MENCINTAI

Tak semua makhluk mampu menerima cinta tuhan Cinta yang berlandaskan kebaikan  Namun sering disalahartikan Walau tuhan tak mungkin membahayakan Manusia tetap mengkhawatirkan Was-was dan ketergesaan membuyarkan kepercayaan Mungkin karena kebaikan tuhan tidak disegerakan Hanya keresahan yang dirasakan Keinginan kuat manusia membutakan hati dan pikiran  Menyamarkan cinta dan kasih sayang tuhan Membuat manusia salah arah dan tujuan Cinta makhluk tentang kepasrahan  Kepercayaan  Tanpa penodaan Cinta tak mungkin ada  Jika masih ada curiga